Sabtu, 05 Maret 2011

efek samping kopi | kegunaan kopi | kopi | fungsi kopi

Bagi pecandu kopi, secangkir kopi di pagi hari bisa mendongkrak gairah dan semangat untuk beraktivitas. Namun penelitian di Inggris mengungkap, efek tersebut sebenarnya hanya sugesti. Para peneliti menyebutnya efek balikan (withdrawal effect), yang didapat karena minum kopi di malam hari. Ketika tubuh menjadi tidak bugar saat bangun pagi, sebenarnya kopi hanya mengembalikannya ke kondisi normal, bukan lebih segar seperti yang dirasakan.
Hal ini diungkapkan dalam penelitian di Bristol University, yang mengamati efek tersebut pada sejumlah pecandu kopi kategori sedang hingga berat. Efeknya lalu dibandingkan dengan apa yang dialami oleh orang tanpa kebiasaan minum kopi. Jumlah partisipan yang dilibatkan dalam eksperimen tersebut adalah 379 orang. Seluruhnya diminta puasa minum kopi selama 16 jam, kemudian diberi secangkir kopi dan secangkir minuman bebas kafein sebagai plasebo.
Tingkat kewaspadaan diukur lewat kemampuan menyelesaikan beberapa tugas yang diberikan oleh peneliti. Tugas yang harus dikerjakan di komputer itu akan mengukur kemampuan memori dan tingkat kewaspadaan serta perhatian. Hasilnya, pecandu kopi yang mendapat minuman plasebo tercatat mengalami penurunan tingkat kewaspadaan dan lebih banyak teserang sakit kepala. Gejala ini tidak dialami oleh partisipan dari kelompok lainnya.
Pada kelompok pecandu yang mendapat minuman berisi kafein, tingkat kewaspadaan memang meningkat seolah-olah lebih tinggi dari normal. Namun ketika dibandingkan, ternyata tidak lebih tinggi daripada kelompok bukan pecandu yang hanya mendapat plasebo. Selain itu juga terungkap, orang yang secara genetis punya gangguan kegelisahan cenderung mengonsumsi kopi lebih banyak. Diduga efek kopi yang bisa meningkatkan kegelisahan ini justru memberikan kenikmatan tersendiri.
Berikut ini beberapa efek samping jika minum kopi  :

1.Gelisah

Salah satu efek samping kafein bagi kesehatan adalah dapat memicu kegelisahan. Tidak semua orang mengalami efek samping ini, namun sebuah penelitian di University of Michigan membuktikan efek sampingnya bisa menyebabkan seseorang mudah tersinggung bahkan bisa membuat tangannya gemetar.

2.Gangguan kardiovaskular

Jantung akan terasa berdebar-debar bila terlalu banyak minum kopi, karena dalam kadar tertentu kafein dapat mempengaruhi susunan saraf pusat di otak. Kafein juga dapat meningkatkan tekanan darah sehingga tidak dianjurkan untuk penderita hipertensi dan sakit jantung.

3.Sakit kepala

Beberapa jenis obat sakit kepala menggunakan campuran kafein karena dalam jumlah sedikit senyawa ini memang memiliki khasiat anti nyeri. Namun efek sebaliknya bisa muncul jika dikonsumsi terlalu banyak, misalnya minum lebih dari 2-3 cangkir kopi espresso atau 5-6 cangkir kopi biasa setiap hari.

4.Gangguan pencernaan

Perut mulas dan rasa mual sering dikeluhkan saat minum kopi terlalu banyak. Bukan karena kopinya sudah basi, tapi kafein itu sendiri memang meningkatkan produksi asam di lambung sehingga tidak dianjurkan minum kopi sebelum makan.

5.Gangguan buang air kecil

Saat sedang kedinginan di dalam ruangan ber- AC (air conditioner), menghangatkan diri dengan minum kopi bukanlah ide yang baik. Hawa dingin saja sudah menyebabkan keinginan buang air kecil lebih sering, ditambah efek samping kafein sebagai diuretik maka kemungkinan buang air kecil pun akan tambah besar.

6.Insomnia

Efek samping paling umum dari minum kopi terlalu banyak adalah tidak bisa tidur. Bagi remaja atau paruh baya, efek ini mungkin hanya akan memicu rasa lelah namun bisa berdampak serius bagi kesehatan kaum lanjut usia.