Selasa, 17 Mei 2011

Selamat Berjuang Saudaraku, Doa Kami Selalu Menyertaimu

Sekarang kan saya sudah lulus, canda Lutfi, seorang pria yang duduk di kursi dekat etalase rokok sebuah warung kopi, dengan sarung di tubuh, karena kediginan. Tinggal terima ijazah saja, sambungnya. Sayuti, seorang pemuda, langsung menimpali canda itu, kalau begitu kita bisa jalan dong. Maksudnya lihat-lihat Kota Sukabumi, karena pria yang suka canda itu memang bukan orang Sukabumi, tetapi berasal dari Samarinda, kebetulan tinggal bersamaku.
Canda itu memang benar, karena dia baru saja selesai menerima seluruh materi Magang Lele dari UF-two, mulai dari teori hingga praktek. Teori diberikan dengan diskusi. Sedangkan praktek, dilakukannya sendiri, setelah diberi contoh terlebih dahulu oleh saya, mulai dari praktek pemijahan alami, pemijahan semi alami dan pemijahan buatan, bahkan cara mengatasi penyakit dan masalah lainnya. Kunjungan ke kantor saya, BBPBAT juga dilakukan seharian.
Hasil prakteknya sangat memuaskan. Dalam pemijahan buatan, telurnya dapat keluar dengan lancar. Hasil pembuahannya sangat bagus dan daya tetas telurnya juga sangat tinggi, hampir 80 persen. Dan alhamdulillah, setelah dihitung, larvanya mencapai lebih dari 150.000 ekor. Dalam pemijahan alami, induk jantan dan betina langsung memijah dalam semalam. Pembuahannya cukup bagus dan telur dapat menetas 50 persen.
Ajakan Sayuti memang disambut dengan baik. Besoknya, Lutfi, Sayuti dan keluargaku pergi ke tempat rekreasi, dengan sebuah mobil. Abdul, seorang pria asal Pontianak juga tak ketinggalan. Pondok Halimun, sebuah tempat perkemahan pramuka menjadi tujuan pertama. Selain bermain di sebuah kali juga di sana makan bersama. Selabintana menjadi tempat kedua. Selain berenang juga minum kopi panas dan makan mie seduh.
Hari Sabtu tanggal 23 April 2011, tepatnya pukul 04.00, pria itu pamitan, dengan diantar oleh Sayuti ke terminal. Kini bekal ilmu sudah didapatnya, tinggal menerapkan saja di lapangan. Bekal itu sudah cukup untuk memulai usaha lele. Aku, Sayuti dan Abdul yakin banget kalau dia akan sukses menjadi pengusaha lele di Samarinda, apalagi jumlah pembudidaya lele di sana masih sedikit. “ Selamat Berjuang Saudaraku ! Doa kami selalu menyertaimu.

Resep Pencegah Penyakit Lele

Dari dulu hingga sekarang, penyakit telah menjadi salah kendala utama dalam budidaya lele. Terlebih lagi pada musim hujan dimana air kolam berubah drastis. Akibatnya sangat fatal. Bukan hanya menurunkan tingkat kehidupan lele atau survival rate (SR), tetapi juga bisa menyebabkan kematian total atau kegagalan panen dan menimbulkan kerugian besar.
Tapi jangan khawatir, UF-two telah menemukan resepnya. Tidak rumit, tetapi simpel. Bukan dengan antibiotik atau bahan kimia, tetapi dengan bahan alami. Bukan membeli, tetapi dengan membuat sendiri. Dan juga bukan dengan biaya mahal, tetapi dengan biaya murah. Semoga menjadi yang terbaik. Resep ini akan menjadi materi pelatihan awal Bulan Maret 2011. 
Berikut seluruh materinya :
A. TEORI
1.
Bisnis Lele Sangkuriang
31.
Cara Pengapuran Kolam
2.
Peluang Pasar
32.
Cara Pemupukan Kolam
3.
Mengapa Harus Greehouse
33.
Cara Penebaran Larva
4.
Memilih Tahapan Usaha
34.
Cara Pemberian Cacing Sutra
5.
Mengenal Kebiasaan Makan
35.
Cara Pemberian Kutu Air
6.
Siklus Hidup dan Pembiakan
36.
Cara Panen Benih di Kolam Terpal
7.
Persyaratan Lahan
37.
Cara Penanganan Benih
8.
Jenis-jenis Kolam
38.
Cara Menghitung Benih
9.
Membuat Kolam Terpal
39.
Memproduksi Benih Ukuran 4 – 6 cm
10
Menyiapkan Sarana Produksi
40.
Kegiatan Produksi Benih 4 – 6 cm
11.
Beda Jantan dan Betina
41.
Memroduksi Benih Ukuran 7 – 8 cm
12.
Induk Jantan dan Betina yang Baik
42.
Kegiatan Pproduksi 7 – 8 cm
13.
Cara Membeli Induk
43.
Memproduksi Ukuran Konsumsi
14.
Membuat Induk Sendiri
44.
Kegiatan Produksi Lele Konsumsi
15.
Peralatan dan Sarana Produksi
45.
Menebar Benih Yang Baru Diangkut
16.
Budidaya Lele Sangkuriang
46.
Pemijahan Alami
17.
Memproduksi Larva Lele
47.
Mencegah Serangan Penyakit
18.
Tahapan Kegiatan Produksi Lava
48.
Teknik Mengobati Penyakit
19.
Pemeliharaan Induk
49.
Menebar Benih Yang Baru Diangkut
20.
Seleksi Induk di Kolam Induk
50.
Menampung Benih yang Baru Diangkut
21.
Pemberokan
51.
Kultur Cacing Sutra
22.
Seleksi Induk di Kolam Pemberokan
52.
Kultur Kutu air
23.
Penyuntikan Induk Betina
53.
Mengawetkan Kutu Air
24.
Pembuatan Larutan Sperma
54.
Membuat Probiotik
25.
Mengurut Telur & Nyampur Sperma
55.
Analisa usaha produksi larva
26.
Penetasan Telur
56.
Analisa produksi usaha benih 2 – 3 cm
27.
Panen Larva dari Kolam Penetasan
57.
Analisa usaha produksi benih 4 - 6 cm
28.
Menghitung Larva
58.
Analisa usaha produksi benih 7 - 8 cm
29.
Memproduksi Benih Ukuran 2 – 3 cm
59.
Analisa usaha produksi lele konsumsi
30
Kegiatan Produksi Benih 2 – 3 cm
60.
Resep Masakan Lele
B. PRAKTEK
1.
Membedakan Jantan dan Betina
5.
Mengurut telur
2.
Mengetahui induk yang matang gonad
6.
Mencampur spema
3.
Penyuntikan induk betina
7.
Menebar telur
4.
Membuat larutan sperma
8.
Membuat probiotik
UF-two selalu memberi materi yang lengkap

Dari dulu hingga sekarang, penyakit telah menjadi salah kendala utama dalam budidaya lele. Terlebih lagi pada musim hujan dimana air kolam berubah drastis. Akibatnya sangat fatal. Bukan hanya menurunkan tingkat kehidupan lele atau survival rate (SR), tetapi juga bisa menyebabkan kematian total atau kegagalan panen dan menimbulkan kerugian besar.
Tapi jangan khawatir, UF-two telah menemukan resepnya. Tidak rumit, tetapi simpel. Bukan dengan antibiotik atau bahan kimia, tetapi dengan bahan alami. Bukan membeli, tetapi dengan membuat sendiri. Dan juga bukan dengan biaya mahal, tetapi dengan biaya murah. Semoga menjadi yang terbaik. Resep ini akan menjadi materi pelatihan awal Bulan Maret 2011. 
Berikut seluruh materinya :
A. TEORI
1.
Bisnis Lele Sangkuriang
31.
Cara Pengapuran Kolam
2.
Peluang Pasar
32.
Cara Pemupukan Kolam
3.
Mengapa Harus Greehouse
33.
Cara Penebaran Larva
4.
Memilih Tahapan Usaha
34.
Cara Pemberian Cacing Sutra
5.
Mengenal Kebiasaan Makan
35.
Cara Pemberian Kutu Air
6.
Siklus Hidup dan Pembiakan
36.
Cara Panen Benih di Kolam Terpal
7.
Persyaratan Lahan
37.
Cara Penanganan Benih
8.
Jenis-jenis Kolam
38.
Cara Menghitung Benih
9.
Membuat Kolam Terpal
39.
Memproduksi Benih Ukuran 4 – 6 cm
10
Menyiapkan Sarana Produksi
40.
Kegiatan Produksi Benih 4 – 6 cm
11.
Beda Jantan dan Betina
41.
Memroduksi Benih Ukuran 7 – 8 cm
12.
Induk Jantan dan Betina yang Baik
42.
Kegiatan Pproduksi 7 – 8 cm
13.
Cara Membeli Induk
43.
Memproduksi Ukuran Konsumsi
14.
Membuat Induk Sendiri
44.
Kegiatan Produksi Lele Konsumsi
15.
Peralatan dan Sarana Produksi
45.
Menebar Benih Yang Baru Diangkut
16.
Budidaya Lele Sangkuriang
46.
Pemijahan Alami
17.
Memproduksi Larva Lele
47.
Mencegah Serangan Penyakit
18.
Tahapan Kegiatan Produksi Lava
48.
Teknik Mengobati Penyakit
19.
Pemeliharaan Induk
49.
Menebar Benih Yang Baru Diangkut
20.
Seleksi Induk di Kolam Induk
50.
Menampung Benih yang Baru Diangkut
21.
Pemberokan
51.
Kultur Cacing Sutra
22.
Seleksi Induk di Kolam Pemberokan
52.
Kultur Kutu air
23.
Penyuntikan Induk Betina
53.
Mengawetkan Kutu Air
24.
Pembuatan Larutan Sperma
54.
Membuat Probiotik
25.
Mengurut Telur & Nyampur Sperma
55.
Analisa usaha produksi larva
26.
Penetasan Telur
56.
Analisa produksi usaha benih 2 – 3 cm
27.
Panen Larva dari Kolam Penetasan
57.
Analisa usaha produksi benih 4 - 6 cm
28.
Menghitung Larva
58.
Analisa usaha produksi benih 7 - 8 cm
29.
Memproduksi Benih Ukuran 2 – 3 cm
59.
Analisa usaha produksi lele konsumsi
30
Kegiatan Produksi Benih 2 – 3 cm
60.
Resep Masakan Lele
B. PRAKTEK
1.
Membedakan Jantan dan Betina
5.
Mengurut telur
2.
Mengetahui induk yang matang gonad
6.
Mencampur spema
3.
Penyuntikan induk betina
7.
Menebar telur
4.
Membuat larutan sperma
8.
Membuat probiotik
UF-two selalu memberi materi yang lengkap

belajar bisnis ikan lele

Belajar Usaha Lele dan Ikan Lain Bersama Usni Arie

Belajar lele, termasuk lele sangkuriang bisa sama siapa saja, termasuk sama saya. Karena saya sudah lama sekali menangani hewan tersebut, yaitu sejak 1984. Tak hanya di tempat kerja, tetapi juga di beberapa kota, yaitu sebagai konsultan. Dari pengalaman yang panjang itu lahirlah sebuah buku berjudul Mengatasi Permasalahan Budidaya Lele Dumbo. Dengan buku tersebut, pembaca bisa mempelajarinya.
Buku yang saya tulis memang bisa dijadikan sebagai media belajar. Namun belajar lewat buku terasa kurang lengkap, karena tidak semua orang bisa langsung mengerti materinya. Untuk melengkapi materi tersebut, kini saya telah membangun farm khusus lele. Dengan farm tersebut, semua orang, terutama calon pembudidaya bisa belajar lebih detail. Saya sendiri yang akan memandu hingga menguasai.
Sebagian pembaca mungkin bertanya, mengapa saya mendirikan farm tersebut. Jawabannya sangat sederhana, karena bisnis lele sangat menguntungkan. Selain itu, bisnis lele memiliki berbagai kelebihan dari bisnis yang lain, diantaranya memiliki prospek yang sangat cerah, teknologinya sudah dikuasai, cukup dengan lahan sempit, tidak butuh air banyak, tak perlu modal besar dan bisa dilakukan di kolam terpal.
Alasan lain mengapa saya mendirikan farm lele sendiri adalah dalam rangka menghadapi masa pensiun, yang akan saya jalani dalam enam tahun kedepan. Dengan farm tersebut, saya tidak akan kehilangan aktifitas rutin, karena bisa beraftifitas di sana. Dengan farm itu pula, saya juga tidak kehilangan penghasilan tambahan, selain uang pensiun, karena saya bisa mendapatkannya dari hasil farm tersebut.
Saran saya, khusus kepada calon purna bhakti, belajarlah dari sekarang untuk persiapan pensiun nanti. Jangan menunda waktu, karena menunda waktu itu perbuatan yang sangat merugikan. Dirikan sebuah usaha dari sekarang, sehingga pada masa pensiun nanti, usaha itu sudah berjalan lancar. Demikian juga untuk kaula muda dalam menghadapi masa depan. Jika mau berusaha lele, bisa belajar kepada saya.
Sukses selalu untuk Anda